, 20 Mei 2012
Home
SBAS

SBAS “Sophisticated Building Automation System”

(Online Monitoring & Control System)

Update 28 Desember 2010



     UMUM
Sophisticated Building Automation System “SBAS” adalah sistem monitor terintegrasi network yang khusus dikembangkan untuk kebutuhan monitoring dan kontrol penggunaan energi, dan Security pada: Gedung komersial, Gedung Pemerintah, Hotel, Rumah Sakit dan sebagainya.

 


Nilai tambah yang dapat diberikan oleh peralatan “SBAS” ini diantaranya:

1. Secara Automatis mengatur fungsi-fungsi peralatan pada gedung.

2. Secara Pintar melakukan Monitoring & Pengaturan , diantaranya:

* Dapat beradaptasi terhadap perubahan kondisi lingkungan.

* Optimalisasi perhitungan-perhitungan, membuat keputusan pengaturan untuk mencapai nilai

   obyektif yang diinginkan, penghematan , kemudahan.

* Penyajian Status yang mudah dibaca dan dimengerti.

* Peringatan Kondisi Kritis atau alarm pada Operator.

3. Sebagai peralatan bantu untuk predictive maintenance, karena data monitoring direkam terus

menerus pada Server “SBAS” sehingga mudah dilihat trend kinerja dari peralatan yang dimonitor.

Dalam rangka penghematan penggunaan energi, Monitoring dan Kontrol, termasuk setting dapat dilakukan pada beberapa peralatan diantaranya:

* System AC Sentral yaitu: Chiller, AHU, FCU, VAV, POMPA, Cooling Tower

         * System Penerangan Lampu-lampu, Lift, Genset , Security System, dan peralatan lainnya.


SBAS” ini bila dikehendaki untuk keperluan security dapat diintegrasikan dengan kamera digital.

SBAS” ini bila dikehendaki dapat juga diintegrasikan dengan berbagai tipe sensor atau transducer tambahan tergantung keperluan kita, misalnya dengan sensor RTD atau Thermocouple untuk pengukuran Temperatur, Pressure Sensor untuk pengukuran Tekanan, diantaranya Tekanan Air, Tekanan Minyak, Juga dapat integrasikan dengan Power Transducer untuk pengukuran besaran penggunaan energi listrik secara lengkap diantaranya seperti: kWh, kVAr, COS φ dan sebagainya.

Selain itu Modul dapat menerima input berupa Tegangan 0-10 VDC, Arus 4~20 mA, pulsa, dry contact.

Guna untuk keperluan pengendalian peralatan , Modul menyediakan output berupa dry contact.


Sophisticated Building Automation System menggunakan komunikasi data melalui ethernet dan protokol TCP/IP dalam komunikasi antar modul hardware maupun komunikasi dengan beragam aplikasi lainnya.

Pilihan menggunakan TCP/IP adalah ketersediaan teknologi yang handal, murah & support yang sedemikian banyak dari berbagai macam vendor.

Data kondisi peralatan yang dimonitor dan dikontrol akan selalu disimpan dalam server database sehingga dapat dengan mudah dilihat laporan & perkembangannya.


Sophisticated Building Automation System “SBAS” untuk diaplikasikan pada Gedung Komersial ini mempunyai spesifikasi yang lebih canggih dibandingkan peralatan yang telah ada saat ini, perangkat ini lebih dititik beratkan untuk monitoring dan kontrol pada peralatan-peralatan yang berperan membebani listrik dengan daya yang cukup besar, sehingga bisa dilakukan upaya penghematan penggunaan energi listrik.

 Image

 

Berikut penjelasan dari masing-masing bagian sistem Sophisticated Building Automation System:


baca selebihnya...
 
SBAS-ee

SBAS “Sophisticated Building Automation System”

(Online Monitoring & Control System)

SBAS-ee

Update 18 Mei 2011



UMUM

Sophisticated Building Automation System “SBAS-ee” adalah sistem monitor terintegrasi network yang khusus dikembangkan untuk kebutuhan Remote Monitoring peralatan Elevator dan Eskalator didalam Gedung Komersial.

Spesifikasi SBAS-ee pada dasarnya sama seperti SBAS dan dapat diintegrasikan dengan jaringan SBAS untuk masa yang akan datang (lihat brousur SBAS).


Sophisticated Building Automation System “SBAS” untuk diaplikasikan pada Gedung Komersial ini mempunyai spesifikasi yang lebih canggih dibandingkan peralatan yang telah ada saat ini, perangkat ini lebih dititik beratkan untuk monitoring dan kontrol pada peralatan-peralatan yang berperan membebani listrik dengan daya yang cukup besar, sehingga bisa dilakukan upaya penghematan penggunaan energi listrik.


Nilai tambah yang dapat diberikan oleh peralatan “SBAS-ee” ini diantaranya:

1. Secara Automatis dapat mengetahui kondisi operasional Elevator dan Eskalator saat tersebut dari posisi lokal , fixed remote maupun mobile.

2. Sebagai peralatan bantu untuk prediktif maintenance, karena data monitoring direkam terus menerus pada Server “SBAS” sehingga mudah dilihat trend kinerja dari peralatan yang dimonitor .

3. Pemilik Gedung dan Pelaksana Service Maintenance dapat memonitor Peralatan Elevator & Eskalator setiap saat dari mana saja tentunya dengan jaringan internet yang tersedia dan memadai, sehingga bila peralatan bermasalah dapat segera diketahui dan diatasi.


Kondisi-kondisi yang dapat dimonitor diantaranya adalah:

1. Start-stop operation

2. Door close - open

3. Up-down operation

4. Floor indicator : 1/2/3/4/5/6/7/8/9/10 (for 10 levels)

5. Overload

6. Safety circuit

7. Interphone function

8. Malfunction

9. Car lighting

10.Full load pass

11.Door motor

12.Limit switch

13.Motor Ampere Up operation

14.Motor Ampere down operation

15.Safety ray - door edge.

16.Normal power-emergency power

17.Overspeed Governor

18. Encoder

19. Motor brake


baca selebihnya...
 
Daun Biru Engineering
Daun Biru adalah perusahaan penyedia, pengenal, dan pengembang teknologi perawatan berdasarkan kondisi, serta jasa servis perawatan terencana.
Perawatan terencana dan berbasis kondisi belum banyak berkembang di Indonesia. Perawatan model ini sedang menjadi salah satu model perawatan yang paling terus dikembangkan dan menunjukkan kemajuan dari waktu ke waktu seiring dengan kemajuan teknologi informasi, sensor, komputer, kontrol, mekanika dan elektronika.

Dalam iklim ekonomi yang menuntut aset sebuah perusahaan bekerja dengan baik dan tetap memenuhi kaidah seharusnya (biaya, prestasi, dll) maka kehandalan sistem dan komponen pendukung dari sebuah perusahaan adalah sebuah keharusan. Matinya sebuah sistem atau komponen pendukung bukan hanya menyebabkan hilangnya peluang untuk melakukan produksi, tetapi juga kemungkinan hilangnya kepercayaan pelanggan.

Kemudahan implementasi perawatan terencana termasuk biaya murah, profesionalime, akses informasi, dan kecepatan menyebabkan perawatan terencana menjadi hal yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan agar dapat lebih berkompetisi di tingkat global.